NakNik Road to Sawah

Saat hari Minggu, tanggal 15 Mei 2011 lalu, aku dan sebagian anggota naknik yang lain jalan – jalan ke sawah. Kami sudah berkumpul pada pukul 07.00 di rumah om Anton. Beberapa persiapan untuk ke sawah sudah kami bawa. Lalu kami berangkat menuju sawah dengan menyebrangi sungai yang ada di gang kami. Sesudah sampai di sana, kami melihat banyak orang-orangan sawah, petani, dan sawah yang membentang luas.

Saat menyusuri sawah kami bersenang – senang, menyanyi dan menanyakan beberapa pertanyaan kepada beberapa petani. Tak lupa kami juga foto – foto bersama. Ketika kami lelah, kami beristirahat di bawah pohon, lalu kami melihat ada sebuah jlingjingan (got besar di aliri air bersih untuk mengairi sawah). Kami pun berlari-lari menuju tempat itu. Awalnya kami hanya bermain ciprat-cipratan air, namun karena seluruh tubuh kami basah, kami pun akhirnya mandi di jlinjingan itu. Puas bermain air, kami pun bergegas menuju pulang.

Disepanjang perjalanan menuju pulang kami melewati jembatan bambu. Ada beberapa anak yang takut melewati jembatan tersebut karena dibawah jembatan itu terdapat sungai yang tidak terlalu dalam, dengan perlahan-lahan kami melewatinya dan akhirnya kami pun bisa sampai di seberang sungai. Karena saking lelahnya bermain, tak ada dari kami yang berbicara selama perjalanan pulang. Sesampai di depan gang kami bergegas menuju rumah masing – masing. Itulah pengalaman asyik bersama naknik yang sudah lama ditinggalkan.

Oleh : Shanny Samantha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: