Ini ceria yang ada di lingkungan Subak Dalem saat sore hari banyak anak-anak berkumpul untuk bermain layangan anak-anak membaya layangannya masing-masing kemudian dengan didukung angin yang kencang layangan pun mudah naik dan mengudara . menurut info yang saya dapat dari salah satu anak yang bernamaWayan . katanya melayangan itu adalah gabungan dari jiwanya jadi tidak melayangan sehari seperti tidak makan selama seminggu,. jadi melayangan adalah kegiatan yang paling seruuuuuuu….
subak dalem makin sempit
subak dalem di tahun ini sangat berbeda dengan subak dalem yang sepuluh tahun lalu jika sepuluh tahun yang lalu subak dalem masih tanah kosong yang difungsikan menjadi perkebunan sayuran.tapi sekarang berbeda karena saat ini subak dalem yang dulunya tanah kosongnya jadi perkebunan sekarang menjadi perumahan perubahan sangat cepat yang saya rasakan karna dulu kami anak subak dalem banyak punya tempat main dan tempat melayangan tapi sekarang tempat kami itu udah menjadi perumahan mewah.dulu kalo layangan kami nyangkut tidak ada yang marahi tapi sekarang naiki layangan dekat rumahnya saja udah kena marah habis-habisan. semoga subak dalem ga tambah sempit..
seruna bermain fb & twiter coy……………………..
baru2ni blajar bwat fb & twiter ternyata sru puk.. seruna krana bsa pna banyak tmn dri berbagai tempat..
liburan kli ini nakna kmna ya?, mungkin pulkam ja ya, ah tpi gk pna tmnnih dsana………… ah kanggoin ja drumah sambil bka fb & teiter hehehehehe…………. spatau pna lbih bnyak lagi.. plus mumpung hri banyak angin bwat layangan ah …….
Sampah pun Ikut Berwisata

Di sini, tepatnya di pantai Kuta, sampahnya ikut berwisata bersama wisatawan lokal maupun mancanegara. Sampah dan wisatawan ikut berbaur di pantai Kuta seperti juga wisatawan di pantai ini. Sampah di pantai Kuta ini adalah sampah kiriman dari banyak tempat. Terlihat di sini sampah-sampah mirip pegunungan karena sudah dikumpulkan oleh petugas kebersihan di pantai Kuta.
Menurut data petugas kebersihan di Bali sampah di Bali mencapai 5.000 ton setiap hari. Bagaimana cara menanggulangi agar sampah di bali berkurang? Menurut saya, sampah di Bali dapat ditanggulangi dengan cara mengolah dahulu sampah di tiap-tiap rumah sebelum di buang ke tempat pembuangan terakhir (TPA).
Mengumpulkan Botol Bekas
Ada salah satu dari anggota naknik usul untuk mengumpulkan botol bekas. Semua pun setuju dengan usul itu dan menjalankannya sejak akhir Mei lalu.
Hari demi hari kami mengumpulkan botol bekas. Hasilnya, kami mendapatkan botol bekas yang sangat banyak sampai 2 kresek. Usaha kami pun tak sia-sia untuk mengumpulkan botol – botol bekas itu, uang yang kami peroleh dari hasil mengumpulkan botol – botol bekas kami kumpulkan sedikit demi sedikit .
Uang dari hasil itu kami gunakan untuk kebutuhan tertentu seperti disumbangkan ke panti asuhan. Dari hasil mengumpulkan botol bekas kami bisa mengumpulkan uang sendiri. Sekian cerita saya semoga bermanfaat bagi kalian semua..
Oleh: Shanny Samantha
NakNik Reunian
NakNik reunian?? Kok bisa?? Anggota NakNik kan rumahnya berdekatan dan sering bertemu juga sering bermain bersama, tapi kok ada reunian sih?!
Nah, karena NakNik sudah lama vakum dan sudah jarang berkumpul bersama, maka dari itu NakNik akan mengadakan rencana reuni anggota NakNik. Kegiatan reuni ini akan dilakukan saat hari pertama liburan sekolah. Rencananya NakNik akan reuni sekaligus berlibur bersama ke pantai Sanur. Kegiatan ini dilakukan untuk mengenang masa lalu NakNik saat pertama kali liburan bersama di pantai 2 tahun lalu.
Acara ini akan diadakan pada:
• Hari/tanggal : Minggu, 12 Juni 2011
• Waktu : pukul 08.00 sampai selesai
• Tempat : Pantai Sanur Sindhu
• Biaya : + Rp 70.000 (ongkos bemo PP)
Kalau ada yang mau bergabung bersama anggota NakNik silakan datang ke rumah Om Anton. Hehehe..
Oleh: Mei Rismawati
Rapat NakNik
Liburan sekolah sudah semakin dekat, NakNik sudah punya serangkaian rencana untuk mengisi waktu liburan lho! Pada hari Minggu, 29 Mei 2011 anggota NakNik mengadakan rapat yang hanya dihadiri oleh sebagian anggotanya. Dari rapat tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan yang akan direalisasikan saat liburan sekolah nanti.
- Mulai bulan Juni, anggota NakNik akan mengadakan kegiatan belajar bersama seputar internet yang akan dipandu oleh Om Anton (Ayah Bani). Kegiatan ini akan dilakukan di rumah Om Anton, setiap hari Rabu dan Sabtu mulai pukul 18.30-21.00 WITA.
- Anggota NakNik sepakat untuk mengumpulkan uang Rp 1000 saat kegiatan belajar bersama. Uang ini sebagai uang kas yang nantinya akan digunakan untuk liburan bersama dan kegiatan-kegiatan lainnya.
- NakNik akan belajar berbisnis kecil seperti menjual sampah anorganik (botol bekas/koran bekas). Selain itu juga menerima tawaran untuk mengedit foto. Uang yang dihasilkan akan digunakan untuk sumbangan ke panti asuhan dan panti jompo yang berada di wilayah Denpasar.
Kegiatan ini akan berlangsung selama liburan, selain untuk mengisi waktu liburan, NakNik ingin mengenal lingkungan baru di sekitarnya yang belum pernah dikunjungi. Jika ada yang berminat membantu NakNik silakan datang ke Subak Dalem. Hehehe.. J
Oleh: Mei Rismawati
Anggota NakNik Punya Twitter
Sudah lama sekali NakNik gak pernah aktif, namun sekarang anggota NakNik sudah banyak yang memiliki account twitter lho.. Hebat ya NakNik semakin modern aja nih.. Gimana caranya NakNik bisa punya account twitter, NakNik kan ada yang masih kecil?! Pada hari Selasa tanggal 17 Mei 2011, om Anton (ayah Bani) mempunyai gagasan agar Naknik belajar mengenal internet. Awalnya mereka hanya diajarkan cara membuat e-mail saja, namun salah satu dari mereka mengusulkan agar anggota NakNik membuat account twitter. Dengan senang hati om anton mengajarkan langkah-langkah membuat account twitter kepada anggota NakNik. Karena sudah malam hanya sebagian dari anggota NakNik yang berhasil membuat twitter.
Pembelajaran tentang internet tidak selesai pada hari itu saja. Keesokan harinya pembelajaran itu kembali diadakan karena salah satu anggota NakNik ada yang menuntut ingin mempunyai account twitter seperti temannya. Setelah mereka mempunyai account twitter yang pertama kali mereka lakukan adalah mem-follow artis-artis yang mereka sukai.
“Hey, aku udah follow bismakarisma.”, ujar Tata dengan gembira.
“Iih, aku juga mau, tapi aku udah follow ilhamfauzie.” Jawab Jeni.
Suasana gaduh terjadi di ruang perpustakaan rumah om anton, karena anggota NakNik sibuk berteriak-teriak saat menemukan nama artis yang mereka suka. Kegembiraan mereka berlanjut hingga sekitar pukul sembilan malam sebelum akhirnya mereka pulang ke rumah masing-masing.
Ini adalah beberapa account twitter milik sebagian anggota NakNik, yang ingin mem-follow diperbolehkan saja.. hehe..
- http://twitter.com/#!/jenythebluez
- http://twitter.com/#!/shannysamantha
- http://twitter.com/#!/meirisma
- http://twitter.com/#!/wilnaknik
- http://twitter.com/#!/agusnaknik
- http://twitter.com/#!/isantika
- http://twitter.com/#!/ayusugiantari
Semoga setelah anggota Naknik memiliki account twitter, anggota NakNik tak lupa mengisi blognya dengan tulisan-tulisan menarik seputar kegiatan NakNik lainnya. Hehehe
Oleh: Mei Rismawati
NakNik Road to Sawah
Saat hari Minggu, tanggal 15 Mei 2011 lalu, aku dan sebagian anggota naknik yang lain jalan – jalan ke sawah. Kami sudah berkumpul pada pukul 07.00 di rumah om Anton. Beberapa persiapan untuk ke sawah sudah kami bawa. Lalu kami berangkat menuju sawah dengan menyebrangi sungai yang ada di gang kami. Sesudah sampai di sana, kami melihat banyak orang-orangan sawah, petani, dan sawah yang membentang luas.
Saat menyusuri sawah kami bersenang – senang, menyanyi dan menanyakan beberapa pertanyaan kepada beberapa petani. Tak lupa kami juga foto – foto bersama. Ketika kami lelah, kami beristirahat di bawah pohon, lalu kami melihat ada sebuah jlingjingan (got besar di aliri air bersih untuk mengairi sawah). Kami pun berlari-lari menuju tempat itu. Awalnya kami hanya bermain ciprat-cipratan air, namun karena seluruh tubuh kami basah, kami pun akhirnya mandi di jlinjingan itu. Puas bermain air, kami pun bergegas menuju pulang.
Disepanjang perjalanan menuju pulang kami melewati jembatan bambu. Ada beberapa anak yang takut melewati jembatan tersebut karena dibawah jembatan itu terdapat sungai yang tidak terlalu dalam, dengan perlahan-lahan kami melewatinya dan akhirnya kami pun bisa sampai di seberang sungai. Karena saking lelahnya bermain, tak ada dari kami yang berbicara selama perjalanan pulang. Sesampai di depan gang kami bergegas menuju rumah masing – masing. Itulah pengalaman asyik bersama naknik yang sudah lama ditinggalkan.
Oleh : Shanny Samantha



























