May 4, 2008
· Filed under Kording · Tagged global warming, lingkungan
Gede Santika/Kelas VII SMP Darma Praja
Kata guru geografiku di sekolah, katanya lapisan ozon di kutub utara sudah bolong-bolong. Aku terkejut mendengarnya karena di kutub utara es-nya dijuluki es abadi. Kok es abadi bisa mencair, begitu anyaku pada guru geografi. dijawab guru kenapa es mencair karena lapisan ozon hádala lapisan atmosfer yang berguna untuk mengurangi sinar X dari matahari.
Aku berdoa semoga keadaan bumi kita seperti sedia kala. Aku prihatin sama keadaan bumi karena seperti tercekik. Polusi udara yang merajalela dan kondisi ini disebut global warming atau pemasan global. Itu yang menyebabkan iklim di dunia berubah drastis.
April 29, 2008
· Filed under Kegiatan · Tagged lingkungan, lomba blog
mahap menggemberikan kabar gembira ini dengan suka cita. maklum, wong ndeso NakNik Community ini bisa juara blogging tentang lingkungan.
Dari pinggiran daerah miskin subak dalem yang kotor, bantu kami untuk bisa bikin daerah kami lebih bersih ya. mmuahhhhhh.. …..
kami tunggu bantuan dan dukungan om/tante dimana pun jika ingin bekerja sama dengan NakNik untuk membuat deplot pengolahan sampah (kita masih mau advokasi ke banjar), pembuatan tong sampah lucu (oya, duit hadiah maunya untuk bikin tong sampah lucu, ada yang punya ide?), hadiah barang daur ulang untuk anggota NakNik (ada yang tau toko yang oke dan murah? maklum NakNik jumlahnya sekitar 25 orang), dll ada ide lain? Read the rest of this entry »
April 27, 2008
· Filed under Gang Kami · Tagged diary, naknik

Gede Santika/Kelas VII SMP Darma Praja
Saat aku masih duduk di kelas 1 SD, lingkungan rumahku masih ada tanah kosong yang belum dibanguni bangunan. Di sana aku sering main bersama teman sebayaku, entah itu main tentra2an, sepak bola, layangan, dan masih banyak lagi.
Tapi sekarang tempat mainku sudah berubah. Kini banyak bangunan yang berdiri di tempat aku main dulu, aku sedih tempat mainku sudah hilang. Karena itu aku lebih sering diam di rumahku yang sedrhana membantu orang tua.
Ada sisi baiknya juga aku lebih sering di rumah, aku lebih banyak punya teman. Tapi masih sedih karena tempat mainku dari kecil sudah hilang. Aku selalu bertanya pad hati kecilku.
April 27, 2008
· Filed under Gang Kami · Tagged sampah
Gede Santika/Kelas VII SMP Darma Praja
Keadaan suangai di rumahku sudah berubah. Karena banyak yang membuang sampah ke sungai. Apakah hobinya memang mengotori sungai padahal sungai banyak digunakan untuk mandi dan cuci baju.
Contohnya aku. Aku kan sering mandi di sungai. Kadang-kadang saat aku mandi aku melihat sampah yang dibungkus tas plastik hanyut. Jadinya aku harus menghindari sampah itu karena tidak hanya berisi sampah rumah tangga tapi isinya kadang-kadang bangkai binatang dan limbah WC.
Tapi mengapa aku tetap mandi di sungai? Padahal orang tuaku sudah memarahiku untuk tidak mandi di sungai, katanya air sungai itu sudah tidak layak untuk mmebersihkan badan. Nanti kepingin badan bersih malah gatal-gatal, itu kata orang tuaku. Tapi aku tidak menghiraukannya. Aku tetap mandi di sungai mungkin sudah menjadi kebiasaanku. Enak sekali sih mandi sama teman-teman sambil main bola atau bercanda. Haha..
March 27, 2008
· Filed under Kegiatan, Main-main · Tagged lomba paskah, maulud
Hai… Ini nih pemenang lomba menghias telor ala paskah.
Juara pertama: Ayu dan Gede Santika. Dapat hadiah voucher makan di hard rock cafe itu lo. tapi sayang, katanya mereka nggak ada yang mengantar kesana. Nunggu dianter mbok luhde aja katanya
Juara dua: Risma. Dapat hadiah frame dan piagam. Risma hebat karena pasangan lombanya, si puteri tiba-tiba nggak bisa ikut lomba karena masih di kampung. Walaupun sendiri, Risma masih tetap ikut, dan menang lagi. Wahh..
(ditulis oleh mbok luhde untuk blog naknik)


March 27, 2008
· Filed under Kegiatan · Tagged lomba, maulid, paskah

Senin, 17 Maret, Mbok Luhde diundang ke radio Hard Rock FM untuk cerita soal NakNik. Katanya sih, untuk cerita soal pendidikan alternative di gang kami, Jl Subak Dalem.
Mbok Luhde jadi narasumber bersama dengan Ibu Asana Viebeke Lengkong, yang mendirikan Im an Angel, yang katanya udah ngasi bantuan pendidikan ke 7500 anak-anak desa miskin di Bali. Bravo.
Kalau NakNik sih hanya wadah menyatukan anak-anak di Gang V Subak Dalem. Kami bersenang-senang aja dengan kegiatan-kegiatan baru. Biar nggak nonton tivi saja di rumah. Hehe..
Read the rest of this entry »
March 2, 2008
· Filed under Gang Kami · Tagged sampah
Mei Rismawati
Kelas VII SMP PGRI 9 Denpasar
Di suatu sore, ada tetanggaku yang membuang sampah dan membakar sampah itu di samping rumahku. Asap dari pembakaran sampah itu masuk dan menggepul dalam rumah.
Tiba-tiba aku dan orang-orang yang ada didalam rumah batuk-batuk. Ibu dan bapakku marah-marah, terusss… ibuku bilang kayak gini: ” Sialan tuh orang nggak ngerti apa kalo ini udah sore! Kalo mau bakar sampah itu pagi-pagi donk!!! Kan asapnya jadi nggak masuk kedalam rumah”.
Lalu minggu depannya bapakku ngambil tripleks bekas ama kayu bekas, abis itu dipaku ama bapakku. Teruusss… kayu ama tripleks yang udah dipaku itu ditancapin ditempat orang buang sampah and bakar sampah. Di tripleks itu bapakku menulis sebuah kata,”DILARANG MEMBUANG SAMPAH DISINI, MOHON DIMENGERTI”. Read the rest of this entry »
February 11, 2008
· Filed under Gang Kami, Kegiatan · Tagged PPLH Bali, sampah

Numpang ya. ini tulisannya Mbok Luh De Suriyani, suporternya NakNik
Sinetron dan dongeng, dua hal yang menjadi kesukaan anak-anak kini. Kisah puteri dan pangeran tak pernah hilang dari memori anak-anak. Puluhan anak-anak di daerah Subak Dalem, Denpasar Utara juga memilih cara ini untuk memahami pendidikan lingkungan hidup.
Minggu, 3 Februari lalu 12 anak-anak yang tergabung dalam kelompok NakNik itu mementaskan drama yang berjudul “Kisah Puteri dan Pemulung”. Tokoh utamanya adalah Puteri dari Kerajaan Subak Carik yang mencari pasangan. Dari sekian orang pelamar, seorang pemulung memberanikan diri mendaftar.
“Aku adalah penyelamat bumi. Kalau tidak ada aku sampah-sampah bisa membuat banjir. Aku juga bisa menghasilkan banyak uang hanya dengan mendaur ulang sampah,” kata si pemulung yang diperankan Made Sudarsana bangga. Akhirnya pemulung ini dipilih Puteri karena sesuai dengan kondisi kerajaan yang membutuhkan penyelamat dari kepungan banjir.
Drama itu sungguh tepat dengan situasi lingkungan saat ini. Hujan deras sehari membuat banjir berhari-hari di ibukota Jakarta dan tempat lain di Indonesia. Read the rest of this entry »
February 6, 2008
· Filed under Kording · Tagged kording naknik, sampah
Oleh: Aryani Putri
Kelas VII SMPN 10 Denpasar
Pada Hari Minggu, tepatnya tanggal 3 Februari 2008, saya mendapatkan pengalaman yang sangat menarik. Saya mendapatkan pengalaman tentang cara pengolahan sampah secara sederhana yang diarahkan Kak Gusman dan Kak Tut Nartha.
Betapa bodohnya saya membuang sampah-sampah itu. Ternyata sampah bisa di daur ulang dan dibuat kompos.
Sampah adalah sisa atau kotoran yang telah dipakai manusia, hewan, dan tumbuhan. Jenis sampah dibagi dua yaitu organik dan anorganik.
Read the rest of this entry »
February 5, 2008
· Filed under Kording · Tagged kording naknik, sampah
Oleh Mei Rismawati
Kelas VII SMP PGRI 9 Denpasar

Waktu hari Minggu sore (3/2), aku dan teman-teman pentas teater dalam rangka menyambut kakak-kakak dari Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Bali. Mereka mengajari kami bagaimana cara mengolah sampah.
Kami dibimbing oleh dua orang kakak yaitu Gusman dan Kak Tut Nartha. Kedua kakak itu memberi tahu apa yang disebut dengan sampah. Sampah adalah barang bekas atau kotoran yang telah dipakai manusia.
Sumber-sumber sampah adalah hewan, tumbuhan, dan manusia. Sampah dibedakan menjadi dua yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Contoh sampah organik kulit telur, sisa nasi, tusuk sate, ranting pohon, kepala ikan, daging ayam, dan sisa sayur. Sedangkan anorganik misalnya botol, baterai, kaleng larutan, kresek, plastik, bungkus mi, dan kertas.
Sampah anorganik dapat didaur ulang atau bisa dijual. Sampah organik dapat dibuat pupuk kompos, yang terbuat dari alam dan daun-daun kering. Kita tidak boleh mmebuang sampah di sungai, karena bisa banjir. Kalau sampah dibakar, menimbulkan asap mengandung racun (dioksin).
Read the rest of this entry »